Kau,
Apakah di sana jua akhirnya kita kan bersua?
Tempat di mana kita bersua tuk berpisah?

Ah..
Bukankah seharusnya aku bisa bahagia saat hati perlahan mulai bisa melangkah meninggalkanmu?
Paling tidak, rasa luka itu perlahan sembuh walau bekasnya tak kan hilang

Namun,
Mata-mata mungil itu menggoyahkan pendirianku
Meluluh lantakkan dan memporak porandakan semua kekuatan hati yang telah kubangun agar bisa melepaskanmu

Tidak kau lihat itu?
Begitu telak kah telah kuhancurkan dirimu hingga tak ada yang mampu mengobatimu? Bahkan mereka?

Kau,
Suatu ketika, ketika kita berada di sana, tak ada lagi jalan tuk kembali
Itu kan menjadi akhir dari kisah kita.

Iklan
Perkebunan Kopi di Riau

Perkebunan Kopi di Riau (Data Statistik Perkebunan Tahun 2014, Dinas Perkebunan Provinsi Riau yang dikeluarkan Agustus 2015)

Ya, tiba-tiba aku menjadi begitu antusias dengan kopi, si hitam yang semakin menjadi primadona. Hampir setiap hari, informasi yang kujelajahi adalah seputar kopi. Semakin antusias karena mengetahui begitu kayanya negeri ini dengan kopi spesialti yang rasa dan keunikannya telah diakui dunia. Mulai dari ujung timur Sumatera hingga ke dataran tinggi Papua. Sebut saja kopi Gayo, Sidikalang, Lintong, Malabar, Toraja Sapan, Flores Bajawa hingga Papua Wamena, menjadi kopi-kopi yang dicari para penikmat dari dalam dan luar negeri.

Kemarin aku mendatangi Dinas Perkebunan Prov Riau. Kebetulan ada teman yang bekerja di sana. Ya, aku sangat penasaran dengan kopi yang tumbuh di Riau. Sayang, aku hanya mendapatkan data statistik (angka-angka) tentang jumlah perkebunan kopi yang ada di daerah ini, namun tidak ada data detail tentang perkebunan kopi itu.
Baca entri selengkapnya »

image

Ada kopi di Riau. Yup.. Beberapa waktu lalu aku mendapat informasi bahwa di Riau ada kopi khas dari daerah Sempian di Kab Kepulauan Meranti. Rasa penasaran yang kemudian mengantarku menyicipi langsung rasa kopinya di sebuah coffee shop yang mengambil nama sama dengan nama daerah asal kopi itu, Sempian. Salutnya sama kedai kopi ini, disaat kompetitor bersaing dengan berbagai single origin specialty coffee yang didominasi arabika, disini hanya ada satu jenis yaitu kopi Sempian. Baca entri selengkapnya »

Aku Apa Bagimu?

9 Maret 2016

Aku.. Apa bagimu?
Adakah hadirku nyata di matamu?

Sejuta kata yang terucap untukmu bak tiupan angin di sela-sela rumpun bambu.. Berisik! Namun lantas hilang tanpa jejak..

Tak satu pun kau anggap
Tak satu pun kau hiraukan

Baca entri selengkapnya »

Who Am I

28 Februari 2016

Sebuah pelajaran menarik yang saya dapat dari cuplikan klip yang diputar di sebuah seminar. Pelajaran tentang bagaimana memposisikan diri, mencitrakan diri ketika kita ingin memasuki “medan pertempuran”.

Klip itu mengisahkan tentang 2 pasukan yang bertemu di sebuah puncak bukit. Katakanlah pasukan A dan B. Kedua pasukan ini ternyata menuju kepada lawan yang sama. Kemudian terjadilah dialog antara kedua komandan pasukan.

“Sepertinya kita memiliki tujuan yang sama, bagaimana kalau kita bergabung?” Ujar Komandan Pasukan B.

Baca entri selengkapnya »