Membunuh Sunnah Dengan Gaya

14 Desember 2015

Sungguh sayang seribu sayang..
Melihat anak muda sekarang
Ketika itu merupakan sunnah dari Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam, dia mengabaikannya bahkan melecehkannya.

Ketika itu merupakan gaya, bahkan dari kaum kafir, maka dia bersemangat mengikutinya. Padahal, tadinya itu adalah sunnah dari Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam, yang tadi diabaikannya.

Dia melakukan hal yang sama dengan niat yang berbeda. Khawatirnya, ketika orang berniat mengikut sunnah diganjar pahala, dia tak mendapatkan apa-apa.

Contohnya adalah memelihara jenggot dan mengenakan celana di atas mata kaki alias tidak isbal.

Banyak dalil yang memerintahkan kita untuk memelihara jenggot dan larangan isbal.
Di antaranya dalam shahih Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

Artinya: “Potonglah kumis dan biarkanlah jenggot memanjang, selisihilah orang-orang Majusi” (sumber: konsultasisyariah.com)

Atau hadits Nabi shallallahu‘alaihi wa sallam tentang disa orang yang melakukan isbal, yang artinya:
“Kain yang panjangnya di bawah mata kaki tempatnya adalah neraka” (HR. Bukhari 5787)

Namun, sekali lagi, ketika anak-anak muda melakukan hal yang telah disabdakan Nabi shallallahu‘alaihi wa sallam 1400 tahun yang lalu, bukan karena ketaatan kepada Allah azza wajalla atau mencontoh Rasulnya, tapi karna mencontoh artis atau tokoh idolanya atau mengikuti trend fashion yang digagas orang kafir. Alangkah meruginya mereka.

Wallahu ta’ala a’lam

Iklan

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: