… Sebelum Terlambat

10 Januari 2015

Beberapa hari yang lalu mama cerita tentang sebuah keluarga. Ceritanya keluarga ini memiliki seorang ayah yang tidak bertanggung jawab. Bahkan, sang ayah dengan tega meninggalkan keluarganya tanpa kabar yang jelas.

Perginya sang ayah sepertinya menimbulkan rasa kebencian yang sangat dalam di hati anggota keluarga yang ditinggalkan.

Tahun demi tahun berlalu, sang ayah pun telah sampai di usia senjanya. Suatu ketika, sang ayah pun datang mengunjungi anak-anaknya yang telah berkeluarga dan tinggal di rumah masing-masing. Sang ayah tidak segagah masa mudanya. Kondisi badan pun dah lemah. Saat itu, sang ayah yang datang dengan membawa buntalan sarung berisi beberapa helai pakaian. Ia mengeluhkan sakitnya dan minta diantar berobat.

Namun, kondisi sang ayah dan luka di hati sang anak menyebabkan keinginannya untuk berobat tidak terwujud.

Lelah mengunjungi anak-anaknya, sang ayah hanya mendapat jawaban, “Lagi banyak kerjaan.” Atau yang lain menjawab, “Ndak sempat.”

Akhirnya, sang ayah pun kembali ke tempat dia tinggal yang berada di seberang pulau. Tak lama berselang, sang ayah pun meninggal dunia. Innalillahi wa innailaihi rojiun.

Alhamdulillah saya memiliki orang tua yang tidak seperti sang ayah. Bisa jadi, saya akan melakukan yang sama dengan anak-anaknya ketika saya mengalaminya.

Dan ketika itu terjadi, yang ada tinggal penyesalan yang terlambat.

Ah.. Jadi rindu Papa rahimahullah. Allahummaghfirlahu.. Tempatkan ia di sisimu yang terbaik ya Allah..

Iklan

Satu Tanggapan to “… Sebelum Terlambat”

  1. PRofijo said

    Amiin….

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: