Kita Pernah Merindu Mentari

19 September 2014

Kawan,
Kita pernah merindu mentari
Bahkan bunga pun layu merindu peluk hangatnya

Kawan,
Mestinya kita belajar dari cerita itu
Namun lihatlah,
Di sana, masih ada yang tak peduli
Demi kepuasan nafsu serakah mereka

Kawan,
Lihatlah ke langit
Mentari merona jingga
Selimut kabut tebal menghalangi cerahnya

Semoga tak lama kawan
Semoga

Iklan

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: