Kesah Asap, Cerbung nan Tak Kunjung Tamat

30 Maret 2014

image

Kesah Asap Riau seperti sebuah cerita bersambung (cerbung) yang tak jua menemukan ending ceritanya. Atau sebuah sinetron yang sudah melewati ribuan episode.

Kisah yang konon bermula jelang runtuhnya Orde Baru ini masih mengalirkan kisah dan romantikanya di tanah Melayu. Tak tanggung-tanggung, mengambil setting di belantara hutan gambut di jantung Sumatra, Kesah Asap pun mencipta drama hingga ke negeri jiran Malaysia dan Singapura.


Bagi masyarakat Riau, Kesah Asap seperti sebuah cerita drama wajib yang harus dilakoni dari tahun ke tahun.

Perannya? Mereka bukanlah pemeran utama. Mereka hanya pemeran pembantu bahkan figuran dengan kostum panggung memamakai masker atau tergeletak di ranjang rumah sakit dengan gejala ISPA yang diderita.

Tokoh Utamanya silih berganti, namun tetap dari kalangan yang sama. Baik antagonis atau protagonis selalu dari jabatan dan profesi yang sama. Siapa mereka? Ah, Kalian sudah mengetahuinya.

Kapankah Kesah Asap ini akan berakhir?

Selama masih ada kekuasaan yang diperebutkan, selama masih ada harta yang dipertuhankan, selama masih ada rakyat yang bisa dikorbankan, selama itu pula Kesah Asap memiliki alur cerita dari episode yang satu ke episode lainnya..

Wallahua’lam

*Kesah (Bahasa Melayu) = Kisah (Bahasa Indonesia)

Salam,

@bangfiko

Iklan

4 Tanggapan to “Kesah Asap, Cerbung nan Tak Kunjung Tamat”

  1. merpati-1 said

    Durasi cerita nya kurang panjang sedikit pak topik hehehehe

    Suka

  2. Kabut asap mah udah langganan, tiap tahun ya begituuuu… Semoga tahun depan nggak lagi lah ya :)…

    Suka

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: