Hari Kelahiran VS Hari Kematian

25 Februari 2014

Mana yang selalu diingat bahkan menjadi kewajiban untuk diingat, hari kelahiran atau hari kematian?

Sebagian manusia masih berada pada pilihan yang pertama, mengingat hari kelahiran. Sehingga, hari kelahiran harus dirayakan dengan semeriah mungkin. Atau kalau tidak dirayakan dengan pesta, harus mengadakan syukuran dan do’a dengan mengundang fakir miskin dan anak yatim. Atau minimal tanggal tersebut harus diingat sebagai tanggal khusus atau spesial.

Beberapa di antaranya, kalau saya tidak boleh mengatakan hampir semuanya yang menganggap hari kelahiran sebagai hari yang istimewa, akan merasa bersedih jika tak ada seorang pun yang mengingat hari kelahirannya, atau memberi selamat kepadanya. Bahkan dia akan menganggap orang tersebut sudah tidak sayang lagi dengannya.

Di sisi lain, sebagian manusia, lebih memilih untuk selalu mengingat hari kematiannya, walaupun ia tak tahu, kapan hari kematian itu akan datang padanya.

Mereka akan berlomba-lomba berbuat kebaikan dan amal sholeh, hingga tiba hari spesial mereka itu, yaitu hari di mana tak berguna lagi harta dan keluarga. Hari di mana mereka terpisah dengan kenikmatan dunia. Hari di mana perjalanan panjang yang lebih berat akan mereka tempuh.

Mereka selalu khawatir dan bertanya-tanya apakah bekal mereka telah cukup? Apakah amal ibadah mereka telah diterima Allah Subhanahu Wata’ala? Dan mereka selalu merasa kekurangan dalam beribadah, Sehingga tidaklah apa yang dilakukannya di dunia ini selain untuk mencapai tujuan akhiratnya yaitu Surga Allah Subhanahu Wata’ala.

Di mana kita? Masihkah kita tersibukkan dengan hari kelahiran kita? Atau kita bersibuk-sibuk untuk mempersiapkan datangnya hari kematian kita?

Semoga Allah Subhanahu Wata’ala membimbing kita untuk selalu berada di jalanNya, hingga tiba saatnya kita menikmati kehidupan yang sesungguhnya di Surga-Nya.. Aamiin

Note: Baca juga Bagaimana Islam memandang tentang perayaan Ulang Tahun?

Salam,

@bangfiko

Iklan

2 Tanggapan to “Hari Kelahiran VS Hari Kematian”

  1. PRofijo said

    Kenapa hari kelahiran yang lebih diinget? karena ketika mau ngurus dokumen2 seperti KTP, SIM, kartu mahasiswa etc, form isian yang ada adalah tempat tanggal lahir, bukan tempat tanggal mati. piye jal? :D

    Suka

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: