Do’aku Untuk Para Pemimpin Negeri

16 Januari 2014

2014 disebut-sebut sebagai tahun politik karena pada tahun ini rakyat Indonesia akan menentukan pemimpin-pemimpin mereka untuk lima tahun mendatang.

Hiruk pikuk dunia maya, terutama media sosial beberapa tahun belakangan menunjukkan rasa ketidak puasan masyarakat terhadap pemimpin. Sehingga sangat gampang untuk menemukan kritikan-kritikan bahkan hujatan dan cacian yang ditujukan kepada para pemimpin negeri. Sebagian lagi bahkan mendo’akan keburukan untuk mereka.

Padahal sebagai seorang muslim, adalah jauh lebih baik untuk mendo’akan pemimpinnya agar menjadi pemimpin yang adil lagi baik, karena jika pemimpinnya baik maka tentu akan membawa kebaikan kepada rakyat yang dipimpinnya.

Para ulama dahulu sangat menganjurkan untuk selalu mendo’akan para pemimpin negeri. Seperti yang dikutip dari http://khotbahjumat.com/doa-khutbah-jumat/ di bawah ini.

Imam An-Nawawi mengatakan, “Mendoakan kebaikan untuk penguasa kaum muslimin dan pemimpin mereka, agar mendapatkan kebaikan, kemudahan dalam menegakkan kebenaran serta keadilan, dan semacamnya termasuk doa yang dianjurkan menurut kesepakatan ulama.” (Al-Majmu’ Syarh Muhadzab, 4:521)

Imam Ahmad bin Hanbal pernah mengatakan, “Andaikan saya memiliki satu doa yang pasti dikabulkan, niscaya saya berikan doa itu untuk kebaikan pemimpin yang adil, karena ketika pemimpin baik maka itu akan memberikan kebaikan kepada kaum muslimin.” (Al-Furu’, 2:120). Beliau juga mengatakan, “Aku doakan pemimpin agar mendapatkan taufik dan petunjuk menuju jalan yang lurus.” (Al-Furu’, 2:120)

Imam Al-Barbahari mengatakan, “Apabila engkau melihat seseorang mendoakan keburukan untuk pemimpinnya, ketahuilah, dia adalah pengikut hawa nafsu (ahli bid’ah). Sebaliknya, jika engkau mendengar seseorang mendoakan kebaikan bagi penguasanya, ketahuilah, dia termasuk ahlus sunnah, insya Allah.” (Syarhus Sunnah, no. 107)

Kemudian, beliau mengutip perkataan Fudhail bin ‘Iyadh; beliau mengatakan, “Andaikan aku memiliki satu doa yang pasti dikabulkan, aku tidak akan menggunakan doa itu kecuali untuk kebaikan penguasa.” Beliau ditanya, “Wahai Abu Ali (kun-yah Fudhail), mohon jelaskan kepada kami perkataan Anda.” Beliau menjawab, “Jika aku gunakan doa yang baik ini untuk kepentingan diriku maka manfaatnya tidak meluas. Namun, jika aku gunakan untuk kebaikan penguasa, kemudian dia menjadi baik, seluruh masyarakat dan negara akan menjadi baik.” Karena itu, kita diperintah untuk mendoakan kebaikan bagi penguasa, dan kita tidak boleh mendoakan keburukan bagi mereka, meskipun mereka berbuat jahat dan zalim, karena kejahatan dan kezaliman mereka akan menimpa diri mereka sendiri, sedangkan kebaikan mereka akan memberikan dampak baik untuk dirinya dan kaum muslimin. (Syarhus Sunnah, no. 107)

Marilah kita sama-sama mendo’akan agar proses pemilihan para pemimpin negeri di tahun 2014 ini melahirkan pemimpin-pemimpin yang bertaqwa, amanah, adil dan memiliki kemampuan dalam menata kehidupan berbangsa dan bernegara, sehingga bangsa Indonesia menjadi bangsa yang madani.

Ya Allah…
Jadikanlah para pemimpin negeri ini orang-orang yang selalu berburu shaf-shaf terdepan jamaah sholat kaum muslimin. Serta orang-orang yang hatinya selalu rindu ke masjid dan menghadiri majelis-majelis ilmu.

Jadikanlah pemimpin negeri ini orang-orang yang bertaqwa dan berilmu. Orang-orang yang hanya takut akan hukum-Mu, ya Allah.

Ya Allah, berikanlah negeri kami pemimpin-pemimpin yang adil dan amanah dalam menjalankan tugasnya. Bukan pemimpin-pemimpin yang zholim dan hanya memikirkan pribadi atau kelompoknya.

Aamiin

Salam,

@bangfiko

Iklan

4 Tanggapan to “Do’aku Untuk Para Pemimpin Negeri”

  1. Amiiin… semoga Pemilu tahun ini lancar jaya.. bisa menghasilkan keputusan yang terbaik bagi semua. Gak perlu ada perselisihan dan perpecahan.. udah banyak korban di luar sana.. semoga tidak bertambah lagi.

    Suka

  2. PRofijo said

    Amiiin… semoga Pemilu tahun ini lancar jaya.. bisa menghasilkan keputusan yang terbaik bagi semua. Gak perlu ada perselisihan dan perpecahan.. udah banyak korban di luar sana.. semoga tidak bertambah lagi.

    Suka

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: