Judul-judulan

4 Oktober 2013

“70 persen Istri di Dumai Gugat Cerai Suami”, demikian judul salah satu berita di halaman depan sebuah harian di Pekanbaru.

image

Judul yang sangat mengerikan! Bayangkan saja, 70 persen istri di kota Dumai, Provinsi Riau, tidak bahagia dan akhirnya menggugat cerai istrinya. Ya, begitulah kesimpulan pertama yang saya ambil begitu membaca judul berita tersebut.

Namun, faktanya, setelah membaca isi berita tersebut, sungguh jauh berbeda dengan judulnya. Angka 70 persen itu adalah persentase dari total jumlah kasus perceraian yang dilaporkan ke Pengadilan Agama kota Dumai tahun 2013 ini. Hal itu terungkap pada alinea pertama berita yang berbunyi: “Pengaruh media sosial seperti facebook dan twitter berdampak butuk terhadap keharmonisan keluarga di Kota Dumai, Provinsi Riau. SELAIN JUMLAH KASUS PERCERAIAN MENINGKAT, UNIKNYA YANG MINTA CERAI 70 PERSEN ADALAH PIHAK ISTRI.”

Kemudian penulis berita juga mempertegas data pada alinea pertama dengan pernyataan dari Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Kota Dumai, Drs Hamdi MH, pada alinea kedua. Kutipan dari pernyataannya berbunyi: “… Sedangkan pada tahun 2013 per September 2013 yang sudah tercatat menggugat cerai sebanyak 745. DAN SEBANYAK 70 PERSEN DARI KASUS ITU YANG MENGGUGAT CERAI ADALAH PIHAK ISTRI”.

Entah ini sebuah kesengajaan untuk mem-bombastis-kan sebuah berita, atau kelalaian wartawan/redakturnya dalam memahami makna judul berita yang mereka buat. Bukankah judul berita seharusnya mencerminkan isi berita?

Bayangkan betapa tersesatnya seseorang jika membaca judul berita ini tanpa membaca isinya. Akan banyak pria takut menikah dengan perempuan Dumai karena takut digugat cerai. :) Wallahua’lam..

Iklan

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: