Terlambat

16 Agustus 2013

Begitu takutnya manusia terhadapa keterlambatan. Ketika bangun kesiangan, refleks kita akan mengatakan, “Waduh, terlambat ke kantor! Bisa kena marah bos nih” Atau, “Waduh, terlambat ke sekolah! Bisa dihukum nyiram bunga nih” Atau, “Waduh, terlambat meeting pagi ini! Bisa melayang proyek nih”

Namun kita sering melupakan keterlambatan kita menunaikan kewajiban yang lebih penting, Sholah Shubuh!

Ternyata ketakutan kita terlambat terhadap urusan dunia jauh lebih besar terhadap ketakutan kita terhadap balasan hari akhir!

Kita menyegera mengerjakan tugas kantor/sekolah karena takut kena sanksi, namun kita menunda-nunda mengerjakan kewajiban sholat seolah-olah kita TIDAK MEYAKINI adanya dosa dan pembalasan di hari akhirat.

Kita memilih mengejar dunia, padahal akhirat lebih baik dan kekal.

“Tetapi kamu (orang-orang kafir) memilih kehidupan duniawi.
Sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal.” (Al A’la: 16-17)

Mari kita bersegera menunaikan kewajiban terhadap Allah dan menjauhi larangan-Nya.

Wallahua’lam

Iklan

2 Tanggapan to “Terlambat”

  1. andie said

    aku begitu hik T.T
    semoga setelah ramadhan ini, subuh-nya jarang tinggal lagi aamiinn *wish*

    ini posting singkat tapi bikin mikir puanjaangggg banget dan ngena banget..

    Suka

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: