Satu Dibalas Satu

13 Juli 2013

Pada masa dahulu tersebutlah seorang lelaki pembuat gelang emas yang sangat alim. Setiap kali ada pelanggan wanita yang ingin membuat gelang dengannya, maka iya meminta wanita tersebut membawa mahromnya dan kemudian mahromnya itulah yang nanti akan mengukur gelang di tangan/kaki wanita itu, tentu saja dengan petunjuknya.

Suatu ketika, seorang wanita datang kepadanya untuk membuat gelang emas, maka seperti biasa dia meminta wanita tersebut untuk membawa mahromnya untuk menemaninya.

Namun ternyata berulang kali wanita tersebut datang ke si pembuat gelang, dia tidak pernah membawa mahromnya dengan alasan bahwa iya tidak memiliki mahrom yang bisa dibawanya.

Akhirnya si pembuat gelang itu menyanggupi untuk membuatkan gelang bagi wanita itu.

Ketika disingkap lengan baju wanita tersebut untuk diukur, tampaklah kulit yang begitu putih dan mulus. Sang pembuat gelang tersebut pun tak kuasa untuk menahan hasratnya. Dicoleknya lah lengan wanita tersebut.

Wanita tersebut kaget kemudian berkata, “Takutlah engkau kepada Allah!” Kemudian Ia meninggalkan si pembuat gelang yang terdiam penuh penyesalan.

Sesampainya di rumah, pria pembuat gelang tersebut mendapati istrinya sedang menangis.
“Wahai istriku, apa gerangan yang menyebabkan engkau menangis?” Tanya si pembuat gelang.

“Wahai suamiku, bagaimana aku tak kan menangis jika si fulan, pembantu kita yang begitu menghormatiku, hari ini telah berani mencolek tanganku…” jawab sang istri dengan terisak-isak.

Jawaban tersebut tentu saja membuat terdiam si pembuat gelang. Lihatlah bahwa perbuatan maksiatnya langsung mendapat balasan dari Allah.

“Satu dibalas satu,” batin lelaki itu

*Kisah ini disampaikan seorang ustadz dalam sebuah tausiahnya

Iklan

2 Tanggapan to “Satu Dibalas Satu”

  1. PRofijo said

    Adem sekarang blognya bang Fiko :D

    Suka

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: